HIV AIDS Bukan Penyakit Berbahaya?!

HIV adalah singkatan dari Human Immunodificiency Virus yaitu nama virus pada manusia yang menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Virus ini menyerang manusia yang memungkinkan berbagai macam penyakit masuk dsalam tubuh manusia dan sulit untuk disembuhkan.
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome, adalah sindrom kumpulan berbagai gejala dan infeksi sebagai akiba dari kerusakan spesifik sistem kekebalan tubuh karena infeksi HIV pada manusia.


BAGAIMANA PROSES PENULARAN HIV AIDS?
HIV AIDS ditularkan melalui:
a.    Hubunga seksual (Vagina, anal ataupun oral)
b.    Transfusi darah
c.    Jarum suntik yang tidak steril
d.    Alat tusuk yang menembus kulit (alat tindik, tato, alat cukur, alat sunat dan alat facial wajah)
e.    Pertukaran HIV antar ibu dan bayi selama dalam kehamilan, bersalin atau menyusui.
f.    Serta kontak lain dengan salah satu cairan tubuh tersebut

HIV TIDAK TERTULAR MELALUI:

a.    Bersentuhan kulit
b.    Memakai peralatan rumah tangga bersama (piring, gelas, sendok, kamar mandi dan sebagainya)
c.    Pemakaian pengaman (kondom)
d.    Keringat
e.    Air mata
f.    Berciuman (air liur)
g.    Gigitan nyamuk

BAGAIMANA AGAR TIDAK TERTULAR HIV AIDS?
HIV AIDS dapat dicegah dengan menggunakan cara dengan istilah ABCD, berikut keterangannya.
a.    Abstinens, tidak melakukan hubungan seks
b.    Baithful, setia hanya pada satu pasangan
c.    Condom, memakai kondom
d.    Dilarang menggunakan jarum suntik (narkoba)

SIAPA SAJA YANG BISA TERTULAR HIV AIDS?
Siapapun dapat tertular HIV AIDS! Kita semua dapat tertular penyakit ini, HIV AIDS tidak pandang usia, jabatan, pangkat, harkat dan martabat, bahkan Ahli Agama sekalipun bisa saja tertular HIV AIDS.
Untuk memastikan kita tertular HIV AIDS atau tidak, maka sebaiknya memeriksakan diri pada klinik layanan kesehatan (biasanya secara gratis) di lingkungan atau daerah anda.

BAGAIMANA MENGETAHUI SESEORANG TERTULAR HIV AIDS?
    HIV AIDS tidak sama dengan penyakit kusta atau kanker yang penyakitnya dapat langsung dikenal dengan melihat kondisi tubuh saja. Seseorang  yang terlihat kurus (kering), botak, wajah pucat pasi, mata merah, bagian bawah mata kehitaman, mata agak ke dalam, belum tentu tertular HIV AIDS. HIV AIDS hanya dapat diketahui dengan melakukan tes darah, dan tidak ada cara lain selain tes darah tersebut.

HIV AIDS BUKAN PENYAKIT BERBAHAYA?!
HIV AIDS memang bukanlah penyakit yang biasa, dan hingga sampai sekarang penyakit ini belum ditemukan obatnya. HIV AIDS dapat tertular pada siapa saja, baik seorang pegawai negeri sipil, pegawai negeri swasta, gubernur, walikota dan profesi serta pekerjaan lainnya. Contoh kasus, pada tahun 2010 lalu di provinsi Gorontalo sebanyak 87 orang positif HIV AIDS. Pada tahun 2012 angka tersebut secara signifikan meningkat menjadi 103 orang, dan di tahun 2013 sampai pada bulan Maret tercatat 105 orang mengidap penyakit AIDS di provinsi Gorontalo. Data tersebut teridentifikasi beberapa anak-anak, remaja, dan beberapa pegawai negeri sipil.

Pada dasarnya HIV sama dengan penyakit Flu, (keduanya belum ditemukan obatnya). Seseorang yang terkena flu diakibatkan oleh daya tahan tubuhnya melemah. Pada saat-saat tertentu tidak menutup kemungkinan flu tersebut akan kembali seiring dengan melemahnya daya tahan tubuh seseorang. Sama halnya dengan flu, HIV juga demikian. Jika kita terus mengupayakan untuk menjaga kesehatan misalnya dengan menjaga kekebalan tubuh, menghindari stress, tidak sering berpikir keras, tidak begadang, memperhatikan pola makan dan lain sebagainya, maka secara tidak langsung kita telah menekan perkembangan HIV dalam tubuh. Dengan demikian tidak akan sampai pada AIDS. Jadi, simpulannya HIV AIDS tidak akan berbahaya jika kita terus memperhatikan dan menjaga kondisi tubuh.

Tulisan ini bukan dimaksudkan untuk mendorong seseorang agar berkeinginan melakukan sesuatu yang tidak baik (perzinahan). Tulisan ini didedikasikan kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk dapat diperhatikan dan diteruskan kepada yang lainnya. simpulannya, agar tidak tertular HIV AIDS ialah, setia pada satu pasangan, jauhi melakukan hubungan seks bebas, hindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril, tidak memakai narkoba, selalu antisipasi dan menjaga kesehatan.

Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Advertisement