Demi Keamanan, Cek 5 Hal Ini Sebelum Download Aplikasi di Google Play Store

Demi Keamanan, Cek 5 Hal Ini Sebelum Download Aplikasi di Google Play Store

Google Play Store adalah toko aplikasi resmi dan terpercaya besutan Google. Toko yang biasanya sudah tertanam di smartphone Android, tanpa perlu repot mencari dan men-download-nya. Toko yang cukup sering dikunjungi pengguna Android karena memiliki banyak daftar aplikasi menarik. Aplikasi-aplikasi gratisan pun juga banyak dan hanya bermodalkan paket internet saja untuk bisa didownload.

Pertanyaannya, tahukah kamu bahwa ada sejumlah bahaya dari beberapa aplikasi di Google Play Store? Maksudnya, tidak semua aplikasi yang ada di toko tersebut aman dari malware. Data riset di awal Maret lalu menyebutkan, ada sekitar 132 aplikasi mengandung malware di Google Play Store.

Baca juga: Cara Jitu Bedakan HP Android Asli atau Palsu (KW, Replika, Supercopy)

Untuk itu, sebaiknya kita tidak sembarangan dan asal men-download di toko aplikasi tersebut. Proteksi smartphone kesayanganmu dengan memastikan aplikasi aman, sebelum di-download. Caranya, lakukan pengecekan terhadap 5 hal di bawah ini:

Demi Keamanan, Cek 5 Hal Ini Sebelum Download Aplikasi di Google Play Store

Cek Size Aplikasi yang Ingin Download

Aplikasi yang bagus biasanya memiliki size yang besar, namun hal ini tidaklah pasti. Pengecekan ini penting untuk menyesuaikan size aplikasi dengan ruang di memori internal dan eksternal smartphone kamu. Jika terlalu besar, berisiko membuat smartphone lelet, sering error, hingga boros kuota.

Selain itu, pengecekan juga bermanfaat untuk menyesuaikan sisa kuota dengan size-nya. Jangan sampai internet mati di tengah proses men-download, karena kehabisan kuota. Namun, jika hal ini sudah terjadi coba klik hyperlink ini. Link untuk membantu membeli saldo dan kuota dengan mudah, cepat, dan murah, khususnya untuk pengguna perdana XL.

Cek Jumlah Pengunduh Aplikasi Itu

Sulit membedakan mana aplikasi bagus dan jelek, mana aplikasi aman, hingga yang berbahaya di Google Play Store. Tapi kamu bisa lebih selektif dengan melihat total jumlah pengunduhnya. Aplikasi yang sudah diunduh lebih dari sejuta kali, termasuk bagus dan populer di Google Play Store.

Aplikasi tersebut cukup bisa dipercaya karena sudah banyak pengguna Android yang men-download. kamu juga akan merasa cukup aman mencoba men-download aplikasi, karena sudah dibuktikan jutaan kali.

Cek Rating, Ulasan, dan Review-nya

Jika kamu masih ragu dengan jumlah pengunduh, coba lakukan pengecekan pada rating, ulasan, dan riview untuk aplikasi tersebut. Semakin tinggi rating, berarti semakin populer aplikasi dan semakin banyak memiliki bintang. Namun, rating juga masih belum memberikan gambaran jelas tentang aplikasi.

Baca: Cara Mengatasi Game Android Close Tiba-tiba atau Keluar Sendiri

Untuk itu, cek juga ulasan atau petunjuk tentang aplikasi. Biasanya ulasan seputar fitur, kelebihan, dan contoh gambar aplikasinya. Baca dan tinjau secara detail, sebelum memutuskan memnggunakan pulsa atau kuota untuk men-download aplikasi tersebut. Jika mendadak kehabisan saldo, dapatkan segera secara mudah di Traveloka.

Selanjutnya, teruskan dengan membaca komentar dari para pengunduh sebelumnya. Komentar positif dan negatif dari para pengguna aplikasi sangat membantu memberikan gambaran jelas tentang aplikasi itu. Jika ulasannya cenderung baik, maka aplikasi bisa dimasukkan kategori aman dari malware.

Cek Permission-nya

Sebelum aplikasi di-download, umumnya akan muncul permission. Informasi yang memberitahumu bahwa aplikasi yang akan di-download membutuhkan akses tertentu di smartphone. Cek permission tersebut apakah masuk akal atau tidak.
Jika aplikasi tergolong sederhana, tapi meminta hal berlebihan, kamu patut merasa curiga. Contohnya aplikasi meminta akses kontak, data pribadi, dan sebagainya. Sebaiknya kamu berhati-hati dan lebih rinci membaca permission, demi kebaikan smartphone kesayangan.

Cek Antivirus yang Dimiliki

Jika kamu cukup sering mengakses dan men-download aplikasi, baiknya menggunakan antivirus khusus Android. Banyak pilihan antivirus besar dan terpercaya seperti Kaspersky, Avast, McAfee, dan lain-lain. Pilih salah satu untuk melindungi smartphone dari bahaya malware.

Untuk men-download antivirus ini bisa dari Google Play Store dan pastikan paket internet cukup, agar prosesnya lancar. Jika sudah memilikinya, pastikan antivirus tersebut aktif dan bisa bekerja. Dengan ini, kamu bisa merasa lebih aman dan nyaman mengunduh sejumlah aplikasi menarik dari Google Play Store.

Jangan lewatkan: Download Antivirus Android (APK) Terbaik dan Ringan

Lakukan 5 pengecekan seperti disebutkan di atas, sebelum men-download aplikasi di Google Play Store. Jadilah pengguna Android yang detail dan berhati-hati, demi keamanan, serta kenyamanan diri sendiri. Tentu akan sangat menganggu keseharian, bila smartphone terserang malware.

Virus berbahaya yang menurunkan kinerja smartphone, membuatnya cepat rusak, dan membahayakan data-data pribadi kamu. Yuk lakukan tindakan pencegahan sebelum kejadian tidak menyenangkan terjadi. Semoga bermanfaat!
Custom Blog Pager/Nextprev with Number, Unlimited Page Navigation for Blogger

Custom Blog Pager/Nextprev with Number, Unlimited Page Navigation for Blogger

Tips Blogger kali ini tentang cara membuat Blog pager (nextprev) yang ingin diubah menjadi bernomor, Unlimited Page Navigation for Blogger/Blogspot. Sehingga lebih mudah menavigasi halaman utama (homepage) Blog. Cara ini telah diterapkan pada template Risen Simple. Silahkan lihat langsung tampilannya dengan menekan tombol di bawah ini.
Unlimited Page Navigation for Blogger

Sebetulnya banyak cara untuk membuat navigasi Blog Pager bernomor di blog. Hanya saja terdapat beberapa cara yang tidak berjalan sempurna pada device tertentu. Biasanya navigasi dengan nomor tersebut berfungsi bagus di device desktop, tetapi tidak berfungsi dengan baik pada tampilan mobile.

Tutorial sebelumnya: Cara Resize Featured Image/Thumbnail Tanpa JavaScript atau jQuery

Berikut ini adalah navigasi number page yang dapat dibilang fungsinya sudah lebih baik untuk semua device. Dilengkapi dengan tombol First dan Last, yang masing-masing berfungsi untuk menampilkan postingan paling terbaru dan paling lama saat pengguna sedang menjelajahi blog melalui homepage.

Bagi yang ingin mengganti Blog-pager di blognya atau baru menerapkannya, silahkan ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

Cara membuat unlimited page navigation dengan nomor di Blogger/Blogspot

Masuk ke Blogger > Tema > Edit HTML. Cari kode &lt;/head&gt;&lt;!--<head/>--&gt; atau </head> lalu letakkan kode berikut di atas kode tadi.

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
/* Pagen Navigation with number */
#blog-pager {margin: 10px 0 20px 25px;clear:both !important;padding:0;font-size:11px;font-weight:bold;}
a.home-link, #blog-pager-newer-link a, #blog-pager-older-link a {background-color:#fff;border: 1px solid #ddd;padding:0px 12px;line-height:28px;color:#7d7d7d;border-radius: 3px;}
#blog-pager-newer-link a {float:left;display:block;}
#blog-pager-older-link a {float:right;display:block;}
a.home-link {display:inline-block;}
#blog-pager-older-link a:hover, #blog-pager-newer-link a:hover, a.home-link:hover {border: 1px solid #FF8100;}
.feed-links { clear: both;display:none;}
.displaypageNum a,.showpage a,.pagecurrent {padding: 8px 10px;margin-right: 3px;color: #7d7d7d;background-color: #fff;border: 1px solid #ddd;display: inline-block;border-radius: 3px;}
.displaypageNum a:hover,.showpage a:hover, .pagecurrent {border: 1px solid #FF8100;color: #FF8100}
.showpageOf {display:none !important;}
</b:if>
</b:if>

Catatan:
Jika di template blog Anda terdapat custom CSS tersendiri untuk blog-pager pada tampilan homepage, silahkan ganti kode CSS tersebut dengan kode di atas, untuk menghindari tampilan yang berantakan.

Letakkan kode berikut ini di atas kode &lt;!--</body>--&gt;&lt;/body&gt; atau </body>

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<script type='text/javascript'>
  /*<![CDATA[*/
    var perPage=5;
    var numPages=7;
    var firstText ='First';
    var lastText ='Last';
    var prevText ='« Previous';
    var nextText ='Next »';
    var urlactivepage=location.href;
    var home_page="/";
  /*]]>*/
</script>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
if(typeof firstText=="undefined")firstText="First";if(typeof lastText=="undefined")lastText="Last";var noPage;var currentPage;var currentPageNo;var postLabel;pagecurrentg();function looppagecurrentg(pageInfo){var html='';pageNumber=parseInt(numPages/2);if(pageNumber==numPages-pageNumber){numPages=pageNumber*2+1}pageStart=currentPageNo-pageNumber;if(pageStart<1)pageStart=1;lastPageNo=parseInt(pageInfo/perPage)+1;if(lastPageNo-1==pageInfo/perPage)lastPageNo=lastPageNo-1;pageEnd=pageStart+numPages-1;if(pageEnd>lastPageNo)pageEnd=lastPageNo;html+="<span class='showpageOf'>Page "+currentPageNo+' of '+lastPageNo+"</span>";var prevNumber=parseInt(currentPageNo)-1;if(currentPageNo>1){if(currentPage=="page"){html+='<span class="showpage firstpage"><a href="'+home_page+'">'+firstText+'</a></span>'}else{html+='<span class="displaypageNum firstpage"><a href="/search/label/'+postLabel+'?&max-results='+perPage+'">'+firstText+'</a></span>'}}if(currentPageNo>2){if(currentPageNo==3){if(currentPage=="page"){html+='<span class="showpage"><a href="'+home_page+'">'+prevText+'</a></span>'}else{html+='<span class="displaypageNum"><a href="/search/label/'+postLabel+'?&max-results='+perPage+'">'+prevText+'</a></span>'}}else{if(currentPage=="page"){html+='<span class="displaypageNum"><a href="#" onclick="redirectpage('+prevNumber+');return false">'+prevText+'</a></span>'}else{html+='<span class="displaypageNum"><a href="#" onclick="redirectlabel('+prevNumber+');return false">'+prevText+'</a></span>'}}}if(pageStart>1){if(currentPage=="page"){html+='<span class="displaypageNum"><a href="'+home_page+'">1</a></span>'}else{html+='<span class="displaypageNum"><a href="/search/label/'+postLabel+'?&max-results='+perPage+'">1</a></span>'}}if(pageStart>2){html+=' ... '}for(var jj=pageStart;jj<=pageEnd;jj++){if(currentPageNo==jj){html+='<span class="pagecurrent">'+jj+'</span>'}else if(jj==1){if(currentPage=="page"){html+='<span class="displaypageNum"><a href="'+home_page+'">1</a></span>'}else{html+='<span class="displaypageNum"><a href="/search/label/'+postLabel+'?&max-results='+perPage+'">1</a></span>'}}else{if(currentPage=="page"){html+='<span class="displaypageNum"><a href="#" onclick="redirectpage('+jj+');return false">'+jj+'</a></span>'}else{html+='<span class="displaypageNum"><a href="#" onclick="redirectlabel('+jj+');return false">'+jj+'</a></span>'}}}if(pageEnd<lastPageNo-1){html+='...'}if(pageEnd<lastPageNo){if(currentPage=="page"){html+='<span class="displaypageNum"><a href="#" onclick="redirectpage('+lastPageNo+');return false">'+lastPageNo+'</a></span>'}else{html+='<span class="displaypageNum"><a href="#" onclick="redirectlabel('+lastPageNo+');return false">'+lastPageNo+'</a></span>'}}var nextnumber=parseInt(currentPageNo)+1;if(currentPageNo<(lastPageNo-1)){if(currentPage=="page"){html+='<span class="displaypageNum"><a href="#" onclick="redirectpage('+nextnumber+');return false">'+nextText+'</a></span>'}else{html+='<span class="displaypageNum"><a href="#" onclick="redirectlabel('+nextnumber+');return false">'+nextText+'</a></span>'}}if(currentPageNo<lastPageNo){if(currentPage=="page"){html+='<span class="displaypageNum lastpage"><a href="#" onclick="redirectpage('+lastPageNo+');return false">'+lastText+'</a></span>'}else{html+='<span class="displaypageNum lastpage"><a href="#" onclick="redirectlabel('+lastPageNo+');return false">'+lastText+'</a></span>'}}var pageArea=document.getElementsByName("pageArea");var blogPager=document.getElementById("blog-pager");for(var p=0;p<pageArea.length;p++){pageArea[p].innerHTML=html}if(pageArea&&pageArea.length>0){html=''}if(blogPager){blogPager.innerHTML=html}}function totalcountdata(root){var feed=root.feed;var totaldata=parseInt(feed.openSearch$totalResults.$t,10);looppagecurrentg(totaldata)}function pagecurrentg(){var thisUrl=urlactivepage;if(thisUrl.indexOf("/search/label/")!=-1){if(thisUrl.indexOf("?updated-max")!=-1){postLabel=thisUrl.substring(thisUrl.indexOf("/search/label/")+14,thisUrl.indexOf("?updated-max"))}else{postLabel=thisUrl.substring(thisUrl.indexOf("/search/label/")+14,thisUrl.indexOf("?&max"))}}if(thisUrl.indexOf("?q=")==-1&&thisUrl.indexOf(".html")==-1){if(thisUrl.indexOf("/search/label/")==-1){currentPage="page";if(urlactivepage.indexOf("#PageNo=")!=-1){currentPageNo=urlactivepage.substring(urlactivepage.indexOf("#PageNo=")+8,urlactivepage.length)}else{currentPageNo=1}document.write("<script src=\""+home_page+"feeds/posts/summary?max-results=1&alt=json-in-script&callback=totalcountdata\"><\/script>")}else{currentPage="label";if(thisUrl.indexOf("&max-results=")==-1){perPage=20}if(urlactivepage.indexOf("#PageNo=")!=-1){currentPageNo=urlactivepage.substring(urlactivepage.indexOf("#PageNo=")+8,urlactivepage.length)}else{currentPageNo=1}document.write('<script src="'+home_page+'feeds/posts/summary/-/'+postLabel+'?alt=json-in-script&callback=totalcountdata&max-results=1" ><\/script>')}}}function redirectpage(numberpage){jsonstart=(numberpage-1)*perPage;noPage=numberpage;var nameBody=document.getElementsByTagName('head')[0];var newInclude=document.createElement('script');newInclude.type='text/javascript';newInclude.setAttribute("src",home_page+"feeds/posts/summary?start-index="+jsonstart+"&max-results=1&alt=json-in-script&callback=finddatepost");nameBody.appendChild(newInclude)}function redirectlabel(numberpage){jsonstart=(numberpage-1)*perPage;noPage=numberpage;var nameBody=document.getElementsByTagName('head')[0];var newInclude=document.createElement('script');newInclude.type='text/javascript';newInclude.setAttribute("src",home_page+"feeds/posts/summary/-/"+postLabel+"?start-index="+jsonstart+"&max-results=1&alt=json-in-script&callback=finddatepost");nameBody.appendChild(newInclude)}function finddatepost(root){post=root.feed.entry[0];var timestamp1=post.published.$t.substring(0,19)+post.published.$t.substring(23,29);var timestamp=encodeURIComponent(timestamp1);if(currentPage=="page"){var pAddress="/search?updated-max="+timestamp+"&max-results="+perPage+"#PageNo="+noPage}else{var pAddress="/search/label/"+postLabel+"?updated-max="+timestamp+"&max-results="+perPage+"#PageNo="+noPage}location.href=pAddress}
//]]>
</script>
</b:if>
</b:if>

Temukan kode ini:
    <b:include name='nextprev'/>

Kemudian ganti kode di atas dengan kode berikut:

    <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
        <b:include name='nextprev'/>
    <b:else/>
    <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;archive&quot;'>
        <b:include name='nextprev'/>
    <b:else/>
        <b:if cond='data:blog.homepageUrl != data:blog.url'>
<b:include name='nextprev'/>
</b:if>
    </b:if>
    </b:if>

Terakhir, simpan Tema.

Jika tampilan terlihat berantakan, silahkan perhatikan kembali customasi CSS #blog-pager atau .blog-pager di template blog Anda, yang sudah terpasang sebelumnya. Pastikan CSS untuk #blog-pager atau .blog-pager pada tampilan homepage (halaman depan) hanya menggunakan kode CSS yang ada di tutorial ini.

Baca juga: Membuat Navigasi Halaman yang Benar dan Valid HTML5

Demikian tips tentang cara membut custom blog pager atau page navigation dengan nomor di Blogger/Blogspot. Semoga berhasil diterapkan pada template Blogspot Anda. Terima kasih!
Cara Resize Featured Image/Thumbnail Tanpa JavaScript atau jQuery

Cara Resize Featured Image/Thumbnail Tanpa JavaScript atau jQuery

Terdapat berbagai cara untuk merubah ukuran atau resize gambar (thumbnail) pada Blogger, salah satu diantaranya adalah merubah ukuran gambar dengan JavaScript atau jQuery. Baik gambar/thumbnail di homepage maupun di dalam postingan (post page).
Cara Resize Featured Image/Thumbnail Tanpa JavaScript atau jQuery

Salah satu contohnya seperti berikut ini:
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot; and data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function resizeThumb(e,t){for(var g=document.getElementById(e),m=g.getElementsByTagName("img"),r=0;r<m.length;r++)m[r].src=m[r].src.replace(/\/s72\-c/,"/s"+t),m[r].width=t,m[r].height=t}resizeThumb("Blog1",750);
//]]>
</script>
</b:if>

Namun, dengan alasan tertentu beberapa orang tidak suka dengan penggunaan JavaScript, karena hanya akan memberatkan size template Blogspot-nya.

Bagi pengguna template yang menggunakan featured thumbnail pada template Bloggernya di halaman depan (homepage) maupun halaman postingan (post page) cara berikut sangat cocok diterapkan. Karena kita sendiri yang akan menentukan resolusi thumbnailnya sampai pada batas yang ideal. Pengaturan resolusi ini akan berpenaruh dalam pemuatan gambar serta ukuran dari gambar tersebut.

Jika biasanya menerapkan featured thumbnail atau featured image seperti berikut ini:
<b:if cond='data:post.firstImageUrl'>
<img expr:alt='data:post.title' expr:src='data:post.firstImageUrl'/>
</b:if>

Untuk resize resolusi image dapat dibuat seperti ini:
<b:if cond='data:post.firstImageUrl'>
<img expr:alt='data:post.title' expr:src='resizeImage(data:post.firstImageUrl, 700)'/>
</b:if>

Catatan:
Angka 700 adalah resolusi dari gambar (resolusi maksimal gambar adalah 1600), silahkan ubah dan sesuaikan dengan kebutuhan blog. Merubah resolusi gambar akan secara otomatis merubah ukurannya pula, ukuran (width/height) akan menyesuaikan.

Tutorial lainnya: Agar Blog tidak Bisa dibuka denan UC Browser

Selain ukuran width dan heignt, resolusi juga akan menentukan tingkat kualitas gambar/image, dan saling berhubungan satu sama lain. Walaupun resolusi tinggi, namun ukuran lebar dan tinggi dari gambar itu juga kecil, maka gambar itu pun tetap akan terlihat blur saat dibuat jadi featured image/thumbnail, begitupun sebaliknya.

Cara di atas sudah saya terapkan pada halaman postingan di Themeindie.com. Cara tersebut juga dapat diterapkan pada template AMP. Apalagi bagi yang sering menggunakan thumbnail dengan URL image dari Blogspot orang lain, dan terlihat blur saat diposting padahal ukuran (width dan height) gambar tersebut terbilang tinggi.

Demikian informasi kali ini, semoga membantu. Terima kasih!
Cara Membuat Show Comment dengan Onclick Event di Blogger/Blogspot

Cara Membuat Show Comment dengan Onclick Event di Blogger/Blogspot

Menyembunyikan tampilan komentar adalah salah satu cara mempersempit tinggi halaman postingan (post page) sehingga halaman tersebut akan lebih cepat dimuat. Cara membuat perintah “show comment” ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan onclick event.
Cara Membuat Show Comment dengan Onclick Event di Blogger/Blogspot
Pada tutorial blog kali ini, saya akan coba membahas tentang cara membuat show comment (tampilkan komentar) dengan trik oncilick event. Cara ini sebetulnya dapat diterapkan pada komentar apa saja. Baik itu komentar bawaan Blogger, komentar Disqus dan Facebook.

Untuk demo, silahkan lihat melalui tombol berikut ini.


Tutorial lainnya: Modifikasi Related Post (DTE) Seperti Bung Frangki

Berikut caranya.

Silahkan masuk ke dasbor Blogger, klik Tema > Edit HTML

Temukan  kode berikut ini (bagi pengguna template/tema dari Themeindie.com, untuk template lain silahkan menyesuaikan).
</article>
</b:includable>

Letakkan kode berikut ini diantara dua baris kode di atas.
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<style type='text/css'>
/* Click to comment */
#hide{display:none}
#buka-komentar,.buka-komentar{margin:25px auto 0;display:block;overflow:hidden;padding:0;position:relative;text-align:center}
#show{margin:0 auto;width:320px;text-align:center;position:relative}
.buka_disqus{display:block;max-width:320px;color:#0b84d8;border-radius:5px;margin:0 auto;cursor:pointer;font-weight:700;text-transform:uppercase;font-size:15px;text-align:center;height:45px;line-height:45px;border:1px solid #0b84d8}
.buka_disqus:hover{background:#0b84d8;color:#fff;}
</style>
<div class='buka-komentar' id='buka-komentar'>
<div id='show'><span class='buka_disqus' href='javascript:void(0)' onclick='document.getElementById(&apos;comments&apos;).style.display=&apos;block&apos;;document.getElementById(&apos;hide&apos;).style.display=&apos;block&apos;;document.getElementById(&apos;show&apos;).style.display=&apos;none&apos;'>click to comment</span></div><div id='hide'><span class='tutup_disqus' href='javascript:void(0)' onclick='document.getElementById(&apos;comments&apos;).style.display=&apos;none&apos;;document.getElementById(&apos;show&apos;).style.display=&apos;block&apos;'/>
  <b:include data='post' name='comments'/>
</div>
</div>
</b:if>

Menjadi seperti ini.
</article>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<style type='text/css'>
/* Click to comment */
#hide{display:none}
#buka-komentar,.buka-komentar{margin:25px auto 0;display:block;overflow:hidden;padding:0;position:relative;text-align:center}
#show{margin:0 auto;width:320px;text-align:center;position:relative}
.buka_disqus{display:block;max-width:320px;color:#0b84d8;border-radius:5px;margin:0 auto;cursor:pointer;font-weight:700;text-transform:uppercase;font-size:15px;text-align:center;height:45px;line-height:45px;border:1px solid #0b84d8}
.buka_disqus:hover{background:#0b84d8;color:#fff;}
</style>
<div class='buka-komentar' id='buka-komentar'>
<div id='show'><span class='buka_disqus' href='javascript:void(0)' onclick='document.getElementById(&apos;comments&apos;).style.display=&apos;block&apos;;document.getElementById(&apos;hide&apos;).style.display=&apos;block&apos;;document.getElementById(&apos;show&apos;).style.display=&apos;none&apos;'>click to comment</span></div><div id='hide'><span class='tutup_disqus' href='javascript:void(0)' onclick='document.getElementById(&apos;comments&apos;).style.display=&apos;none&apos;;document.getElementById(&apos;show&apos;).style.display=&apos;block&apos;'/>
  <b:include data='post' name='comments'/>
</div>
</div>
</b:if>
</b:includable>

Simpan Tema, dan lihat hasilnya dengan membuka salah satu artikel di blog Anda.

Demikian tips tentang cara membuat show comment dengan Onclick Event di Blogspot. Semoga membantu dan terima kasih.

Source: http://blog.kangismet.net/2013/09/menampilkan-dan-menyembunyikan-objek-dengan-onclick-event.html
Agar Blog Tidak Bisa dibuka dengan UC Browser

Agar Blog Tidak Bisa dibuka dengan UC Browser

Salah satu peramban “anti iklan terbaik” patut disematkan kepada UC Browser. Bagaimana tidak, browser yang berasal dari China ini dengan sengaja menanamkan ekstensi Ad Blocker pada peramban tersebut.

Bagi pengguna aktif internet hal itu menjadi kabar baik, karena tidak akan ada iklan yang muncul di blog atau website yang dia buka.
Agar Blog Tidak Bisa dibuka dengan UC Browser

Tetapi, sangat jelas berbanding terbalik buat para publisher, yang mencari pundi-pundi recehan dollar dari Google Adsense ataupun media periklanan lainnya. Karena iklan (apapun, termasuk iklan Adsense) tidak akan muncul saat dibuka dengan UCBrowser. Dengan demikian, mengurangnya penghasilan dari blog pun tidak dapat dihindari.

Selanjutnya: Mengatasi Penghasilan Google Adsense Menurun

Sebagai publisher (tukang tayang iklan di blog) tentu sangat mengharapkan agar pengguna internet tidak menggunakan browser Tiongkok itu, atau setidaknya mengharapkan sebuah cara agar saat blognya ketika dibuka dengan UC Browser, tidak akan tampil di browser tersebut, tetapi akan secara otomatis terbuka dengan peramban atau browser lainnya. Seperti Google Chrome, Mozilla, Opera Mini dan lainnya.

Namun, apa hendak dikata. Harapan tersebut harus pupus di tengah jalan. Harapan tinggallah harapan. Mengingat bahwa pengguna internet tidak dapat dikendalikan sedemikian rupa untuk tidak menggunakan UC Browser dan berpaling kepada browser lain. Apalagi jika mereka telah nyaman menggunakan browser buatan Jack Ma itu.

Tidak cukup sampai disitu, ternyata mengharapkan sebuah trik atau cara agar blog secara otomatis berpindah ke browser lain saat dibuka dengan UC Browser, tidak dapat dipenuhi. Karena cara semacam itu belum ada triknya atau scriptnya (untuk saat ini).

Melalui artikel ini saya hanya akan menyambungkan sebuah tips dari seorang bernama Triwiyadi a.k.a Neody tentang cara agar blog tidak dapat dibuka dengan UC Browser. Dengan kalimat lain, artikel di blog benar-benar di private untuk pengguna UC Browser. Ketika pengguna membuka blog dengan UC Browser, maka yang muncul adalah sebuah pesan berupa “permintaan dari pemilik blog” untuk meng-copy link artikel yang dia ingin baca tersebut, dan membukannya pada browser yang lain.

Kurang lebih akan seperti ini pesan yang bakal ditampilkan:
Agar Blog Tidak Bisa dibuka dengan UC Browser

Tertarik menerapkannya? Berikut caranya

Salah satu cara, agar blog/website tidak bisa dibuka dengan UC Browser

Silahkan masuk ke blog, menuju ke Tema > Edit Tema. Lalu letakkan kode CSS berikut ini di atas kode </style>
#gaboleh h3{margin:15px}
#gaboleh input{border:none;outline:none;background:#fff;-moz-box-sizing:border-box;-webkit-box-sizing:border-box;box-sizing:border-box;width:100%;padding:10px 0;text-align:center}
#gaboleh .js-copy-btn{width:50%;height:40px;line-height:40px;text-align:center;margin:15px auto 0;background:#4285f4;color:#fff;outline:none;border:none;display:block}

Juga, letakkan JavaScript berikut ini di atas kode </head> atau &lt;/head&gt;&lt;!--<head/>--&gt;

<b:if cond='data:blog.isMobileRequest == &quot;true&quot;'>
<p id='gaboleh'/>
<script type='text/javascript'>
 //<![CDATA[
var cari = navigator.userAgent;
var dapet = cari.search("UCBrowser");
if(dapet>1) {
    var strs=document.URL;
    var urlnya= strs.replace("http://", "");
    var strings='<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0"><h3><p>Maaf, website kami tidak dapat dibuka dengan baik jika menggunakan UCBrowser<br/><br/>Klik tombol PILIH di bawah ini, lalu salin/copy URL dan buka menggunakan browser lain (seperti Chrome, Opera, dll)</p><br/><br/><input type="text" class="teks" value="'+ document.URL  +'" size="50"/><br/> <button class="js-copy-btn">PILIH</button><br/></h3>';

    document.getElementById("gaboleh").innerHTML = strings;

var copyTextareaBtn = document.querySelector('.js-copy-btn');
copyTextareaBtn.addEventListener('click', function(event) {
  var copyTextarea = document.querySelector('.teks');
  //copyTextarea.select();
copyTextarea.selectionStart=0;
copyTextarea.selectionEnd=copyTextarea.value.length;
  try {
    var successful = document.execCommand('copy');
    var msg = successful ? 'successful' : 'unsuccessful';
    console.log('Copying text command was ' + msg);
  } catch (err) {
    console.log('Oops, unable to copy');
  }
});
   exit();
}
function exit( status ) {
    // http://kevin.vanzonneveld.net
    // +   original by: Brett Zamir (http://brettz9.blogspot.com)
    // +      input by: Paul
    // +   bugfixed by: Hyam Singer (http://www.impact-computing.com/)
    // +   improved by: Philip Peterson
    // +   bugfixed by: Brett Zamir (http://brettz9.blogspot.com)
    // %        note 1: Should be considered expirimental. Please comment on this function.
    // *     example 1: exit();
    // *     returns 1: null
    var i;
    if (typeof status === 'string') {
        alert(status);
    }
    window.addEventListener('error', function (e) {e.preventDefault();e.stopPropagation();}, false);
    var handlers = [
        'cut',
        'beforeunload', 'blur', 'change', 'contextmenu', 'focus', 'keydown', 'keypress', 'keyup', 'mousedown', 'mousemove', 'mouseout', 'mouseover', 'mouseup', 'resize', 'scroll',
        'DOMNodeInserted', 'DOMNodeRemoved', 'DOMNodeRemovedFromDocument', 'DOMNodeInsertedIntoDocument', 'DOMAttrModified', 'DOMCharacterDataModified', 'DOMElementNameChanged', 'DOMAttributeNameChanged', 'DOMActivate', 'DOMFocusIn', 'DOMFocusOut', 'online', 'offline', 'textInput',
        'abort', 'close', 'dragdrop', 'load', 'paint', 'reset', 'submit', 'unload'
    ];
    function stopPropagation (e) {
        e.stopPropagation();
        // e.preventDefault(); // Stop for the form controls, etc., too?
    }
    for (i=0; i < handlers.length; i++) {
        window.addEventListener(handlers[i], function (e) {stopPropagation(e);}, true);
    }
    if (window.stop) {
        window.stop();
    }
    throw '';
}
//]]>
</script>
</b:if>

Simpan Tema.

Catatan:
Widget di atas hanya akan tampil pada device mobile saja, saat pengguna memakai UC Browser. Cara tersebut tidak berlaku untuk pengguna UC Browser device desktop.

Baca juga: Meta Tag SEO Friendly dan Valid HTML5 untuk Blogspot

Demikian info tentang cara agar blog tidak dapat dibuka dengan UC Browser (cara blokir UC Browser). Semoga bermanfaat. Jika berkenan, silahkan share artikel ini ke yang lainnya. Terima kasih.

Source: https://ads.id/forums/index.php?threads%2Fcara-gampang-ampuh-blokir-ucbrowser-dari-web-kita-dan-otomatis-pindah-ke-chrome-tanpa-hosting-h.254958%2F
Apakah Bisa Akun Adsense Youtube dipasang pada Blogspot?

Apakah Bisa Akun Adsense Youtube dipasang pada Blogspot?

Tips Adsense kali akan akan membahas tentang sebuah pertanyaan tentang bisakah memasang akun adsense dari Youtube ke Blogspot/Blogger? Hal ini tentu saja menyangkut tentang perubahan kebijakan Google yang berlaku saat ini. Sebetulnya pada beberapa tahun sebelumnya, untuk menautkan antara akun Google Adsense dari Youtube ataupun Blogspot/Blogger dapat saling ditautkan satu sama lain. Artinya, akun Adsense dari manapun dapat dipasang pada keduanya.
Apakah Bisa Akun Adsense Youtube dipasang pada Blogspot?

Namun, beberapa tahun kemudian aturan pun dirubah. Akun Adsense yang di daftarkan melalui Youtube, tidak bisa lagi dipasang pada Blogger atau Blogspot, dan berlaku sebaliknya. Kecuali jika akun Adsense itu telah berstatus akun Adsense non-hosted.

Baca juga: Cara Agar Sukses Daftar Google Adsense Non Hosted Full Approve

Satu trik mudah mendapatkan akun Adsense, yaitu mendaftar melalui Youtube

Sebagian besar pasti sepakat untuk mendapatkan satu akun Adsense itu sulitnya bukan maen, apalagi buat pemula. Jangankan untuk mendapatkan akun Adsense Non-hosted akun Adsense Hosted pun terbilang begitu sulit didapatkan.

Hal tersebut diperparah dengan syarat yang harus dipenuhi oleh blog. Sebuah blog tidak boleh langsung di daftarkan begitu saja. Setidaknya beberapa proses dan capaian khusus perlu dipenuhi terlebih dahulu. Mulai dari navigasi template blog yang harus jelas (bukan blog versi beta), harus benar-benar memiliki visitor yang cukup, artikel atau postingan dengan jumlah tertentu, tingkat indeksi (ranking) di mesin pencarian yang harus memadai, dan lain sebagainya.

Seakan syarat itu dirasa kurang cukup, untuk menunggu konfirmasi pun perlu menunggu beberapa hari, bahkan berminggu-minggu.

Baca: Penyebab dan Solusi Penolakan Situs Tidak Sesuai Kebijakan Adsense

Dengan begitu, tidak berlebihan tentunya mengatakan bahwa mendaftar Adsense dari blog itu sangat sulit diterima. Sebuah alternatif yang lebih mudah untuk mendapatkan akun Adsense adalah dengan monetasi video di Youtube. Karena dipercaya, untuk mendapatkan akun Google Adsense dari Youtube cukup mudah.

Syaratnyapun tak sebanyak dan serepot mendaftar Google Adsense dengan blog. Yang diperlukan adalah sebagai berikut:
Satu email Google yang belum di daftarkan untuk Google Adsense sebelumnya
Membuat channel Youtube
Upload video original (buatan sendiri) di akun Youtube
Mendaftar akun Adsense langsung dari channel Youtube dengan mengaitkannya melalui tombol yang disediakan

Jangan lewatkan: Cara Memulai Jadi Youtuber Untuk Pemula Hingga Terkenal dan Berpenghasilan di Youtube

Setelah itu, silahkan menunggu sebentar. Beberapa kasus yang pernah mendaftar dan diterima dengan waktu yang kurang dari sejam saja. Akun Google Adsense pun siap digunakan, dengan status Hosted. Artinya, tidak dapat dipasang pada Blogspot/Blogger dan hanya bisa digunakan untuk memonetisasi video Youtube saja.

Lalu, bisakah akun Google Adsense dari Youtube bisa ditautkan atau dipasang ke blog?

Jawabannya adalah BISA. Untuk memastikan hal itu, silahkan temukan jawabannya lebih lanjut pada pernyataan Google pada laman support mereka. Namun syaratnya adalah akun Adsense tersebut harus diupgrade terlebih dahulu menjadi akun Non-hosted.

Untuk upgrade akun Adsense Hosted menjadi Non-hosted, Anda perlu sedikit repot dengan menyediakan satu blog atau website Top Level Domain (TLD), alias sudah memiliki domain pribadi, bukan dot blogspot dot com lagi.

Jika sudah memiliki blog yang TLD, silahkan melakukan beberapa langkah berikut ini:

  • Kunjungi link resmi Google Adsense, login dengan akun Adsense dari Youtube
  • Klik ikon gerigi, pilih setelah atau settings
  • Pilih menu dan klik Akses dan otorisasi
  • Pada bagian tampilkan iklan di situs web lain, silahkan isi dengan URL domain (TLD) yang ingin ditampilkan iklan Adsense
  • Lalu tekan tombol Kirim
  • Selanjutnya Anda diminta untuk membuat satu slot iklan dan memasang code iklan tersebut pada blog yang Anda daftarkan tadi.
  • Terakhir, Anda perlu menunggu review dari Google tentang pengajuan tersebut. Biasanya butuh beberapa hari, bahkan berminggu-minggu.

Pada tahap review tersebut, Anda perlu melakukan perlakuan khusus pada blog atau website yang Anda daftarkan tersebut, agar permintaan Anda tersebut dapat segera disetujui. Silahkan baca:

Jika blog/website Anda dianggap layak untuk menampilkan iklan Google Adsense, maka blog tersebut akan serta merta diterima. Dengan kata lain, dapat dipastikan bahwa akun Adsense Youtube yang tadinya berstatus Hosted akan berubah status menjadi Non-hosted.

Sekian informasi tentang tips Adense kali ini tentang Apakah Bisa Akun Adsense Youtube dipasang pada Blogspot? Semoga bermanfaat, terima kasih!
Modifikasi Related Post (DTE) Seperti Bungfrangki.com (Saat Ini)

Modifikasi Related Post (DTE) Seperti Bungfrangki.com (Saat Ini)

Banyak betul yang menanyakan bagaimana cara membuat Related Post (widget artikel terkait) seperti yang terpasang di blog ini (saat ini, mungkin suatu saat mau diganti lagi). Bagi yang ingin membuat related pos seperti yang saya gunakan di blog ini, silahakn ikuti caranya berikut.

Modifikasi lainnya: Cara Membuat Related Post/Artikel Terkait di Dalam Postingan

Modifikasi Related Post (DTE) Seperti Bungfrangki.com

Cara membuat Related Post (DTE) dua kolom dengan thumbnail


Silahkan masuk ke Edit HTML, lalu tambahkan CSS berikut ini di atas </head> atau &lt;/head&gt;&lt;!--<head/>--&gt;
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
/* css related posts DTE */
#related-wrapper{margin:auto;padding:0 20px}
.related-post h4{margin:30px 4px 15px 4%!important;font-size:22px;text-transform:capitalize;font-weight:normal;padding:0;color:#444}
.related-post{margin:0 0 0 -4%;padding:0;font-size:13px;text-align:left;box-sizing:border-box}
.related-post,.related-post-style-3 .related-post-item{-moz-box-sizing:border-box;-webkit-box-sizing:border-box}
.related-post-style-3,.related-post-style-3 li{margin:0!important;padding:0!important;list-style:none;word-wrap:break-word;overflow:hidden}
.related-post-style-3 .related-post-item{display:block;float:left;width:50%;height:230px;padding-left:4%!important;margin:0 0 10px!important;box-sizing:border-box}
.related-post-style-3 .related-post-item-thumbnail{display:block;margin:0 0 5px;width:100%;height:160px;max-width:none;max-height:none;background-color:transparent;padding:0;}
.related-post-style-3 .related-post-item-tooltip{padding:0;overflow:hidden;text-overflow:ellipsis;display:block;display:-webkit-box;-webkit-line-clamp:3;-webkit-box-orient:vertical}
.related-post-style-3 .related-post-item-tooltip a.related-post-item-title{font-size:17px;font-weight:700;display:block;color:#444!important;line-height:1.15em!important}
.related-post-style-3 .related-post-item-tooltip a.related-post-item-title:hover{color:#4285f4!important}
@media screen and (max-width:480px)#related-wrapper{padding:0 15px}.related-post h4{margin:30px 4px 15px 0!important;}.related-post{margin:0;}.related-post-style-3 .related-post-item{display:block;float:none;width:100%;height:auto;margin-bottom:20px!important;padding:0!important;-moz-box-sizing:border-box;-webkit-box-sizing:border-box;box-sizing:border-box}.related-post-style-3 .related-post-item-thumbnail{width:100%;height:auto}}
</b:if>

Cari kode </article> lalu tambahkan kode ini.
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div id='related-wrapper'>
<div class='related-post' id='related-post'/>
<script type='text/javascript'>
var labelArray = [<b:if cond='data:post.labels'><b:loop values='data:post.labels' var='label'>&quot;<data:label.name/>&quot;<b:if cond='data:label.isLast != &quot;true&quot;'>,</b:if></b:loop></b:if>];var relatedPostConfig={homePage:&quot;<data:blog.homepageUrl/>&quot;,widgetTitle:&quot;&lt;h4&gt;Artikel Terkait&lt;/h4&gt;&quot;,numPosts:6,summaryLength:0,titleLength:&quot;auto&quot;,thumbnailSize:320,noImage:&quot;data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC&quot;,containerId:&quot;related-post&quot;,newTabLink:false,moreText:&quot;Read More&quot;,widgetStyle:3,callBack:function(){}}
  </script></div>
</b:if>

Keterangan: angka 6 pada kode di atas adalah jumlah post yang tampil pada related post.

Juga JavaScript berikut ini, letakkan di atas </body> atau &lt;!--</body>--&gt;&lt;/body&gt;
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
var randomRelatedIndex,showRelatedPost;(function(n,m,k){var d={widgetTitle:"<h4>Artikel Terkait:</h4>",widgetStyle:1,homePage:"http://www.dte.web.id",numPosts:7,summaryLength:370,titleLength:"auto",thumbnailSize:200,noImage:"data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC",containerId:"related-post",newTabLink:false,moreText:"Baca Selengkapnya",callBack:function(){}};for(var f in relatedPostConfig){d[f]=(relatedPostConfig[f]=="undefined")?d[f]:relatedPostConfig[f]}var j=function(a){var b=m.createElement("script");b.type="text/javascript";b.src=a;k.appendChild(b)},o=function(b,a){return Math.floor(Math.random()*(a-b+1))+b},l=function(a){var p=a.length,c,b;if(p===0){return false}while(--p){c=Math.floor(Math.random()*(p+1));b=a[p];a[p]=a[c];a[c]=b}return a},e=(typeof labelArray=="object"&&labelArray.length>0)?"/-/"+l(labelArray)[0]:"",h=function(b){var c=b.feed.openSearch$totalResults.$t-d.numPosts,a=o(1,(c>0?c:1));j(d.homePage.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+e+"?alt=json-in-script&orderby=updated&start-index="+a+"&max-results="+d.numPosts+"&callback=showRelatedPost")},g=function(z){var s=document.getElementById(d.containerId),x=l(z.feed.entry),A=d.widgetStyle,c=d.widgetTitle+'<ul class="related-post-style-'+A+'">',b=d.newTabLink?' target="_blank"':"",y='<span style="display:block;clear:both;"></span>',v,t,w,r,u;if(!s){return}for(var q=0;q<d.numPosts;q++){if(q==x.length){break}t=x[q].title.$t;w=(d.titleLength!=="auto"&&d.titleLength<t.length)?t.substring(0,d.titleLength)+"&hellip;":t;r=("media$thumbnail"in x[q]&&d.thumbnailSize!==false)?x[q].media$thumbnail.url.replace(/.*?:\/\//g , "//").replace(/\/s[0-9]+(\-c)?/, "/s"+d.thumbnailSize):d.noImage;u=("summary"in x[q]&&d.summaryLength>0)?x[q].summary.$t.replace(/<br ?\/?>/g," ").replace(/<.*?>/g,"").replace(/[<>]/g,"").substring(0,d.summaryLength)+"&hellip;":"";for(var p=0,a=x[q].link.length;p<a;p++){v=(x[q].link[p].rel=="alternate")?x[q].link[p].href:"#"}if(A==2){c+='<li><img alt="" class="related-post-item-thumbnail" src="'+r+'" width="'+d.thumbnailSize+'" height="'+d.thumbnailSize+'"><a class="related-post-item-title" title="'+t+'" href="'+v+'"'+b+">"+w+'</a><span class="related-post-item-summary"><span class="related-post-item-summary-text">'+u+'</span> <a href="'+v+'" class="related-post-item-more"'+b+">"+d.moreText+"</a></span>"+y+"</li>"}else{if(A==3||A==4){c+='<li class="related-post-item" tabindex="0"><a class="related-post-item-title" href="'+v+'"'+b+'><img alt="" class="related-post-item-thumbnail" src="'+r+'" width="'+d.thumbnailSize+'" height="'+d.thumbnailSize+'"></a><div class="related-post-item-tooltip"><a class="related-post-item-title" title="'+t+'" href="'+v+'"'+b+">"+w+"</a></div>"+y+"</li>"}else{if(A==5){c+='<li class="related-post-item" tabindex="0"><a class="related-post-item-wrapper" href="'+v+'" title="'+t+'"'+b+'><img alt="" class="related-post-item-thumbnail" src="'+r+'" width="'+d.thumbnailSize+'" height="'+d.thumbnailSize+'"><span class="related-post-item-tooltip">'+w+"</span></a>"+y+"</li>"}else{if(A==6){c+='<li><a class="related-post-item-title" title="'+t+'" href="'+v+'"'+b+">"+w+'</a><div class="related-post-item-tooltip"><img alt="" class="related-post-item-thumbnail" src="'+r+'" width="'+d.thumbnailSize+'" height="'+d.thumbnailSize+'"><span class="related-post-item-summary"><span class="related-post-item-summary-text">'+u+"</span></span>"+y+"</div></li>"}else{c+='<li><a title="'+t+'" href="'+v+'"'+b+">"+w+"</a></li>"}}}}}s.innerHTML=c+="</ul>"+y;d.callBack()};randomRelatedIndex=h;showRelatedPost=g;j(d.homePage.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+e+"?alt=json-in-script&orderby=updated&max-results=0&callback=randomRelatedIndex")})(window,document,document.getElementsByTagName("head")[0]);
//]]>
</script>
</b:if>

Simpan template dan lihat hasilnya.

Demikian cara membuat widget Related Post (DTE) 2 kolom with thumbnail seperti yang digunakan blog Bungfrangki.com, semoga dapat diterapkan dengan mudah.

Bagi yang ingin memiliki template seperti ini, silahkan meunju ke Themeindie.com pada postingan Template Noname.

Terima kasih!
2 Cara Mengatur Jumlah Snippet di Homepage Blogger Agar Terlihat Rapi

2 Cara Mengatur Jumlah Snippet di Homepage Blogger Agar Terlihat Rapi

Tips Blogger kali ini tentang cara mengatur jumlah kata/huruf pada snippet di homepage Blogger/blogspot agar terlihat rapi. Cara berikut ini semacam membuat readmore otomatis, namun hanya terfokus pada snippetnya saja, deskripsi atau kalimat singkat yang mewakili artikel tertentu di homepage.

Tutorial sebelumnya: Kode Anti Copas, Cara Agar Blog Tidak Dapat di CTRL+P
2 Cara Mengatur Jumlah Snippet di Homepage Blogger

Bagi yang ingin mengganti snippet di homepage blognya, silahkan mengikuti salah satu cara berikut ini.

1. Mengatur jumlah kata pada snippet di homepage Blogger menggunakan JavaScript

Cara ini seperti yang digunakan oleh Mas Sugeng pada template EvoMagz. Mengatur jumlah kata pada snippet/summary homepage dengan JavaScript, berikut caranya.

Silahkan masuk ke Edit HTML, lalu cari kode di bawah ini.
<div class='post-snippet'><data:post.snippet/></div>

Atau ini:
<data:post.snippet/>

Ganti kode di atas dengan kode berikut ini.
<div class='post_summary' itemprop='articleBody'><data:post.body/></div>

Lalu tambahkan kode JavaScript berikut ini, dibawah kode yang diganti tadi.
<script>
//<![CDATA[
$('.post_summary').each(function(){var txt=$(this).text().substr(0,140);var j=txt.lastIndexOf(' ');if(j>42)$(this).text(txt.substr(0,j).replace(/[?,!\.-:;]*$/,'...'));});
//]]>
</script>

Hingga hasilnya akan menjadi seperti ini.
<div class='post_summary' itemprop='articleBody'><data:post.body/></div>
<script>
//<![CDATA[
$('.post_summary').each(function(){var txt=$(this).text().substr(0,140);var j=txt.lastIndexOf(' ');if(j>42)$(this).text(txt.substr(0,j).replace(/[?,!\.-:;]*$/,'...'));});
//]]>
</script>

Jika menggunakan tag conditional (widget khusus tampil di homepage), maka hasilnya akan seperti ini:
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot; and data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<div class='post_summary' itemprop='articleBody'><data:post.body/></div>
<script>
//<![CDATA[
$('.post_summary').each(function(){var txt=$(this).text().substr(0,150);var j=txt.lastIndexOf(' ');if(j>42)$(this).text(txt.substr(0,j).replace(/[?,!\.-:;]*$/,'...'));});
//]]>
</script>
</b:if>

Keterangan: angka 150 adalah jumlah kata yang akan tampil sebagai snippet di homepage. Silahkan ubah dan sesuaikan dengan kebutuhan blog Anda.

Simpan template.

2. Mengatur jumlah baris pada snippet di homepage Blogger dengan manipulatif CSS/tanpa JavaScript 

Cara berikut ini lebih kepada mengatur jumlah baris yang diisi oleh kata-kata pada snippet di homepage. Cara berikut tidak menggunakan JavaScript, cocok bagi Blogger yang hemat JavaScript. Terlebih dahulu silahkan lihat DEMO di Takis Template. Berikut caranya.

Silahkan masuk ke Edit HTML, lalu temukan kode seperti ini.
<div class='post-snippet'><data:post.snippet/></div>

Atau ini:
<data:post.snippet/>

Ganti kode tersebut dengan kode ini.
<div class='post_summary' itemprop='articleBody'><data:post.body/></div>

Lalu tambahkan juga CSS berikut ini, letakkan di atas </head> atau &lt;/head&gt;&lt;!--<head/>--&gt;
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot; and data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
.separator {display:none}
.post_summary{color:#666;line-height:1.4em;margin:0;font-size:13px;font-weight:normal;display: -webkit-box;-webkit-line-clamp: 2;-webkit-box-orient: vertical;height:40px;overflow:hidden}
</b:if>

Keterangan: angka 2 pada kode CSS di atas adalah yang menentukan jumlah baris pada snippet. Silahkan ubah angka tersebut jika ingin membuat jumlah baris pada snippet lebih banyak.

Cara yang kedua di atas juga dapat diterapkan pada template AMP.

Demikian, terima kasih!
Bung Frangki Bikin Gambar (thumbnail) Pakai Apa? Dan Bagaimana Caranya?

Bung Frangki Bikin Gambar (thumbnail) Pakai Apa? Dan Bagaimana Caranya?

Saya tidak begitu mengerti mengapa banyak juga yang menanyakan hal itu. Padahal menurut analisis saya gambar atau thumbnail yang terpasang pada semua artikel saya biasa-biasa saja.

Bahkan bagi saya hasil desain thumbnail artikel di blog ini jelek semua. Ada yang lebih bagus loh, seperti desain thumbnailnya Kang Ismet, Arlina Design dan PanduanIM. Harusnya nanya ke mereka yaa, mereka ahlinya loh 😃
Bung Frangki Bikin Gambar (thumbnail) Pakai Apa?
Tapi bagi yang pensaran betul bagaimana cara saya membuat thumbnail itu, mungkin tips dan cara-cara berikut ini dapat membantu.

Baca juga: Mengatasi Gambar yang Tidak Dapat Diedit Pada Photoshop

Pertama: Pakai apa saya membuat thumbnail? Saya pakai Photoshop CS3.

Kedua: Bagaimana caranya? Melalui artikel ini saya ingin menekankan bahwa saya benar-benar tidak (pernah) membuat thumbnail. Saya hanya kebetulan menemukan gambar itu bertebaran di internet, lalu mengubahnya menjadi sesuatu yang berbeda, dengan teknik cetek Photoshop yang saya miliki.

Teknik cetek apa itu? Berikut salah satunya.

Setelah menukan gambar yang cocok (mewakili) artikel tertentu, silahkan edit menggunakan Photoshop.
Bung Frangki Bikin Gambar (thumbnail) Pakai Apa?

Tekan CTRL+ALT+I lalu mengubah ukuran gambar dengan width 630px resolution 72px dan height menyesuaikan.
Bung Frangki Bikin Gambar (thumbnail) Pakai Apa?

Tekan CTRL+U lalu dicentang Colorize, mainkan dan sesuaikan 3 navigasi di sebelahnya, seperti berikut ini. Cari gradasi warna yang agak gelap, biar teks yang akan dimasukkan nanti bisa timbul dan terlihat lebih ok.
Bung Frangki Bikin Gambar (thumbnail) Pakai Apa?

Lalu menambahkan line, baik horizontal dan vertical. Biasanya saya pakai CTRL+A lalu dilanjutkan dengan CTRL+T, saya tarik line-nya (klik rulers, tahan lalu tarik) dari mistar (rulers) atas dan samping kiri, sampai benar-benar ke tengah dan membentuk garis memotong sempurna (line-nya ditempatkan persis yang ditandai oleh scale), lalu menekan Enter.
Bung Frangki Bikin Gambar (thumbnail) Pakai Apa?

Waktunya memasukkan text (tulisan), biasanya dengan menekan tombol T, atau tekan Horizontal tyle Tool (T).
Bung Frangki Bikin Gambar (thumbnail) Pakai Apa?

Tinggal mainkan tools yang diperlukan disana, tambahkan object atau gambar baru, atau menggunakan FontAwesome di Photoshop, tapi jangan kebanyakan, nanti sesak. Hingga hasilnya seperti ini. Lalu simpan dengan format JPEG atau PNG.
Bung Frangki Bikin Gambar (thumbnail) Pakai Apa?

Kira-kira begitu caranya.

Semoga membantu, maaf jika masih banyak kekurangan. Terima kasih!
Cara Mengatasi Game Android Close Tiba-tiba atau Keluar Sendiri

Cara Mengatasi Game Android Close Tiba-tiba atau Keluar Sendiri

Tips Android kali ini tentang cara mengatasi game di Android yang sering keluar sendiri. Kondisi yang sering terjadi saat sedang membuka aplikasi atau memainkan game di smartphone/hp Anndroid adalah aplikasi atau game tersebut tiba-tiba force close dengan sendirinya. Tentu kejadian seperti itu sangat tidak menyenangkan.

Dewasa ini cukup banyak game-game dengan kualitas grafis yang sangat bagus. Grafis yang sangat bagus itupun menghendaki spesifikasi perangkat yang tinggi pula. Dengan demikian, game-game tersebut dapat dimainkan dengan lancar. Jika game dengan kualitas grafis tinggi ini dimainkan pada perangkat Android yang kurang memadai, maka akan timbul game force close atau keluar sendiri secara tiba-tiba.
Cara Mengatasi Game Android Close Tiba-tiba atau Keluar Sendiri
Beberapa tips berikut ini dapat dilakukan untuk menghindari adanya gangguan game tiba-tba close atau keluar sendiri saat memainkannya, tanpa harus meng-uninstal sebagian game atau aplikasi lainnya.

1. Download dan install game langsung dari Google Play Store

Hal yang pertama perlu dipastikan bahwa game tersebut benar-benar di download melalui Google Play Store. Mengapa harus download atau install langsung dari Google Play Store, karena hal itu akan menghindari potensi masuknya malware yang sengaja atau tidak sengaja dibawa oleh aplikasi tersebut. Dengan demikian, perangkat atau smartphone Android lebih secure atau terlindungi.

2. Menyesuaikan game dengan spesifikasi smartphone

Salah satu penyebab paling utama game tidak bisa dimainkan atau malah sering keluar/close secara tiba-tiba adalah ketidak sesuaian antara spesifikasi yang diinginkan game itu pada smartphone Android. Tidak perlu terlalu memaksakan kehendak untuk mengintal aplikasi dengan grafis yang tinggi, sementara keadaan spesifikasi smartphone Android cukup pas-pasan. Spesifikasi yang dimaksud adalah versi prosesor, GPU dan RAM.

Baca juga: Cara Jitu Bedakan HP Android Asli atau Palsu (KW, Replika, Supercopy)

3. Bersihkan/clear RAM smartphone

Selain dua hal sebelumnya, penyebab lainnya yang membuat game sering keluar sendiri secara tiba-tiba saat sedang dimainkan adalah karena “sampah” pada RAM sudah sangat menumpuk. Maka melakukan clear atau pembersihan RAM perlu dilakukan. Saat ingin membersihkan RAM, pastikan close terlebih dahulu semua aplikasi atau game yang baru saja Anda buka di smartphone Anda. Lalu mulailah membersihkan RAM melalui menu Security ata task manager.

4. Bersihkan/clear Cache

Jika “sampah” pada RAM sudah dibersihkan, maka selanjutnya adalah membersihkan cache, pada setiap aplikasi atau game yang sering Anda mainkan itu. Untuk melakukan hal ini, silahkan menuju menu Settings atau Setelah, pilih Aplikasi yang terpasang, buka aplikasi/game yang hendak dibersihkan cache-nya, lalu pilih tombol bersihkan/clear cache. Cara lain untuk membersihkan cache adalah dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga, seperti Clean Master.

Baca juga: Cara Atasi Video dan Foto Hilang atau Tidak Muncul di Galeri Android

5. Reboot atau restart smartphone

Setelah melakukan beberapa hal di atas, dianjurkan untuk reboot atau me-restart HP Android. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja tasking smartphone. Samapi disitu, Anda sudah dapat melanjutkan memainkan game yang sering keluar tadi.

Demikian informasi tentang cara mengatasi smartphone/HP Android yang seringkali keluar sendiri atau tiba-tiba close saat sedang main game. Semoga bermanfaat dan masalah Anda teratasi.
Cara Ganti DP BBM Tidak Sampai Terpotong

Cara Ganti DP BBM Tidak Sampai Terpotong

Tips smartphone kali ini tenang cara membuat agar gambar atau photo di BBM tidak terpotong. Salah satu aplikasi chatting yang paling banyak digunakana saat ini ialah BBM. Seiring perkembangannya aplikasi tersebut selalu mendapat update guna memanjakan penggunannya dengan suguhan fitur-fitur yang friendly.

Hanya saja, beberapa update dari BBM itu tidak semuanya dapat diterima oleh beberapa pengguna lainnya. Salah satunya tentang aturan penggunaan Display Picture atau DP pada BBM saat ini. DP untuk BBM pada saat ini tidak cocok lagi pada semua ukuran gambar/foto. Terutama gambar dengan model landscape, persegi panjang.
Cara Ganti DP BBM Tidak Sampai Terpotong
Pasalnya, ukuran foto memanjang tersebut, akan menjadi terpotong jika hendak digunakan menjadi DP BBM. Hal itu terjadi karena adanya fitur cropping pada DP BBM yang hanya menghendaki ukuran persegi (segi empat) secara mutlak.

Untuk itu, bagi yang tidak menyukai atau tidak menginginkan DP pada aplikasi BBM-nya terpotong atau di cropping, silahkan ikuti tips berikut ini.

Tips agar DP/gambar BBM tidak terpotong

1. Memanfaatkan screenshot pada smartphone

Cara ini adalah cara yang paling sederhana dan paling mudah dilakukan. Untuk melakukan cara ini, silahkan buka gambar yang ingin dijadikan DP BBM, objek gambarnya yang tidak dihendaki kena cropping.

Setelah gambar dibuka, silahkan screenshot gambar tersebut. Untuk melakukan screenshot/caputer gambar pada masing-masing smartphone/hp itu berbeda-beda. Pada umunya untuk screenshot dilakukan dengan cara menekan tombol Power dan Volume (atas atau bawah) secara bersamaan. Untuk info lebih lanjut, silahkan baca artikel tentang Cara Mengambil Screenshot di iPhone, 100% Work atau Cara Mengambil Screenshot Layar Xiaomi Semua Tipe dan Seri atau Cara Mengambil Screenshot di OPPO Smartphone Android dengan Mudah.

Setelah berhasil di screenshot, silahkan buka aplikasi BBM, lalu ganti DP Anda dengan gambar yang telah di screenshoot tadi. Sesuaikan letak cropping persis di tengah-tengah gambar, dengan memastikan masing-masing objek gambar yang ingin ditampilkan tidak terpotong pula.

2. Menggunakan aplikasi pihak ketiga

Selain dengan cara screenshot di atas, untuk membuat gambar/DP BBM tidak terpotong ialah dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Dalam hal ini Anda perlu aplikasi tertentu dalam melakukannya. Cukup banyak aplikasi dengan kegunaan serupa yang ada di Google Play Store.

Setidaknya dua aplikasi ini dapat Anda gunakan dalam membuat DP BBM full size atau tidak terpotong. Aplikasi tersebu adalah Profile w/o Cropping for BBM dan Full BBM DP. Silahkan download salah satu diantara dua aplikasi tersebut.

Untuk menggunakan aplikasi itu cukup mudah. Setelah diinstal, buka atau jalankan aplikasi tersebut, perhatikan fitur pada aplikasi itu. Temukan tombola tau fitur untuk menggunggah foto pada aplikasi itu. Tentukan ukuran gambar yang ingin dipasang menjadi DP BBM. Simpan gambar tersebut, lalu pasang ke DP BBM Anda.

Sebetulnya masih ada beberapa aplikasi lainnya yang dapat digunakan untuk membuat DP BBM menjadi full size dan dengan fitur dan penggunaan yang hampir sama. Anda dapat menemukan atua mencarinya di Google Play Store dengan mengetikkan kata kunci “dp bbm full” (tanpa tanda kutip) pada kolom pencarian yang disediakan.

Sekian informasi tentang cara mengatasi gambar/DP BBM tidak sampai terpotong di smartphone Android. Semoga membantu dan bermanfaat.
Cara Mengatasi Masalah Komputer atau Laptop Tidak Ada Suara

Cara Mengatasi Masalah Komputer atau Laptop Tidak Ada Suara

Pada tips komputer kali akan membahas tentang cara mengatasi masalah komputer atau laptop tidak ada suara, atau PC tidak bersuara. Salah satu masalah yang seringkali terjadi sesaat menyalakan komputer atau laptop adalah tidak adanya suara, atau suara tiba-tiba hilang. Lalu, apa yang menyebabkan hal itu terjadi dan bagaimana cara mengatasinya?

Banyak hal yang menyebabkan komputer atau laptop tidak bisa mengeluarkan suara. Terkadang permasalahan ada pada hardware komputer dan laptop tersebut. Namun, tidak sedikit pula masalah timbul tenggelamnya suara pada komputer/laptop ini disebabkan oleh masalah pada software.
Cara Mengatasi Masalah Komputer atau Laptop Tidak Ada Suara
Maka untuk mengatasinya harus mengidentifikasi masalah terlebih dahulu. Mengecek satu persatu kerusakan atau penyebab hingga masalah itu terjadi. Untuk memudahkan penyebabnya, Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut ini dalam mengatasi permasalahan pada komputer atau laptop yang tidak dapat mengeluarkan suara.

Solusi mengatasi komputer dan laptop tidak ada suaranya

Hal yang pertama perlu dilakukan ialah memeriksa Sound Card pada komputer atau laptop Anda. Dengan cara klik kanan pada Start (ikon windows, di pojok kiri bawah) => Control panel => System and security => lalu buka Device Manager pada menu system. Buka menu Sound, video dan game controllers. Hal tersebut untuk memastikan Sound Card sudah terinstal pada komputer atau laptop. Jika driver tersebut belum terinstal, maka akan ditandai dengan icon warning (tanda seru berwarna kuning) pada driver tersebut.

Baca juga: 6 Penyebab Laptop Mati Sendiri, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jika masalah terdeteksi pada Sound Card, maka yang selanjutnya harus dilakukan ialah meng-update Driver software tersebut. Driver untuk masing-masing komputer atau laptop berbeda-beda, tergantung seri dari komputer/laptop tersebut. Jika masih mempunyai sc driver dari perangkat Anda, silahkan install driver Sound Card. Atau bisa download melalui internet jika cd drive telah hilang.

Jika driver sudah terinstal, maka Anda perlu melakukan settingan pada software driver itu. Pastikan semua volume yang ditampilkan pada pengaturan sound, berada pada tingkat maksimal.

Jika masalah yang sama terulang lagi, tiba-tiba suara hilang saat me-restart komputer/laptop, maka gunakan Troubleshooter pada Windows. Tools tersebut akan membantu dalam menemukan masalah yang terjadi pada komputer Anda lebih lanjut dan lebih detail. Dengan begitu akan sangat mudah mengetahui dan memperbaiki masalah yang terjadi pada komputer/laptop Andas.

Jika terdeteksi permasalahan, silahakan buka link berikut untuk perbaikan lebih lanjut http://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=260596. Setelah itu, pilih Open with diagnostics troubleshooting wizard, lalu tekan OK.

Demikian informasi tentang cara mengatasi komputer atau laptop yang tidak bisa mengeluarkan suara. Semoga membantu.
This Newest Prev Post