6 Mitos Tentang Khasiat Jenis Batu Akik yang Terkenal

Batu akik khususnya di Indonesia sampai saat ini masih menjadi fenomenal karena telah mengundang animo masyarakat untuk memilikinya atau hanya untuk melihat-lihat saja oleh semua kalangan. Tidak terbatas usia, kasta dan gendre, ataupun tempat, sebab sekarang ini batu akik baik yang masih dalam bentuk bongkahan atau yang sudah dipoles dalam bentuk cincin dan aksesoris lainnya, dapat dengan mudah ditemukan dimana saja.

Namun, oleh sebagian masyarakat terdapat beberapa jenis batu akik yang dianggap mempunyai khasiat tertentu jika dikenakan, terutama yang dibentuk dalam batu cincin. Bahkan ada beberapa batu cincin yang dipercaya memiliki tuahnya tersendiri. Berikut ini beberapa mitos tentang manfaat atau khasiat batu akik yang dipercaya oleh masyarakat.
Mitos Tentang Khasiat Jenis Batu Akik yang Terkenal

1. Batu Safir atau Batu Nilam

Batu Safir atau batu yang dikenal juga dengan nama Batu Nilam ini dapat ditemukan di Negara Srilangka, Burma, Russia, Thailand, Afrika dan Kalimantan Indonesia. Batu jenis safir yang menjadi populer dan paling diburu oleh penggemar dan kolektor batu akik adalah jenis Blue Safir. Struktur mineral dari batu Blue Safir mempunya pancaran cahaya yang berbeda, sehingga menambah nilai estetika dan menjadikanya begitu mempesona.
Mitos Batu Safir
Sebetulnya batu Safir mempunyai jenis lain, seperti Safir Putih, Safir Kuning dan Safir Hitam. Namun, Blue Safir (Safir Biru) yang masih menjadi primadona dari jenis batu Safir, selain harganya yang lumayan tinggi, struktur dan seratnya pun cukup berbeda dari jenis batu Safir lainnya.

Mitos akan khasiat yang diyakini oleh masyarakat dari batu Syafir yakni dapat menjernihkan pikiran, meningkatkan kedamaian hati dan kekuata fisik. Selain itu, batu Safir juga dipercaya dapat meningkatkan keyakinan, membawa kebahagiaan, mendatangkan keberuntungan serta mempermantap tujuan hidup.

2. Batu Kecubung

Batu Kecubung ini mempunyai nama lain yaitu Amethyst. Struktur mineral dari batu ini adalah Silicon Dioxide, batu ini masih termasuk dalam jenis Quartz. Batu Kecubung memiliki beberapa warna, yaitu ungu tua, ungu pucat, dan merah-ungu. Harga batu Kecubung termahal adalah 2 Miliar, meski demikian, batu ini tetap menjai buruan para peminat dan kolektor batu akik.
Mitos batu Kecubung
Yang menjadi mitos tentang khasiat dari batu ini yang paling populer adalah dapat memancarkan aura penghasilan. Jika perempuan yang mengenakan cincin Kecubung dipercaya akan tampak cantik alami meski tanpa polesan tertentu. Jika laki-laki yang mengenakan cincin Kecubung dipercaya akan tampak tampan pula.

Selain itu, khasiat yang dipercaya lainnya saat mengenakan batu ini ialah meningkatkan daya tarik seseorang, menjadi lebih disayangi oleh orang lain, dan dapat menutupi kekurangan diri seseorang sebab kekurangan-kekurangan tersebut akan menjadi luput dari pikiran seseorang.

3. Batu Zamrud

Pada zaman dahulu kala batu Zamrud dipercaya sebagai lambang dewi cinta atau Venus. Oleh suku Aztec dan Inca (Amerika Selatan) menganggap batu ini adalah batu suci yang digunakan dalam ritual-ritual tertentu. Batu akik yang dominan dengan warna hijau ini diyakini dapat membangkitkan getaran cinta yang amat dalam dan mempererat hubungan pasangan yang mengenakannya.
Mitos batu Zamrud
Mitos akan khasiat batu Zamrud yang dipercaya lainnya yakni dapat membantu merekatkan hubungan yang dalam permasalahan atau genting, mendatangkan kekayaan, membawa peruntungan nasib baik, mempermudah memecahkan masalah yang belum terselasaikan, menyeimbangkan hormon tubuh dan lain sebagainya.

4. Batu Ruby atau Batu Merah Delima

Batu Ruby atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama batu Merah Delima ini merpukan batu permata yang struktur minerlanya terdiri dari aluminium oksida dan kromium. Sesuai dengan namanya (Indonesia) yaitu Merah Delima yang memiliki warna merah dan merah muda.
Mitos batu Ruby
Batu Merah Delima atau batu Ruby diyakini dapat menigkatkan energy, gairah, dan motifasi bagi penggunanya. Dari sisi kesehatan batu Ruby dapat meningkatkan hemoglobin, sehingga penggunanya tidak mudah capek yang diakibatkan oleh factor kekurangan darah.

Selai itu, menggunakan batu cincin Ruby juga dapat menyeimbangkan energi positif dan negatif yang terdapat dalam tubuh penggunanya. Bahkan Ruby dapat mengurangi pikiran negatif seseorang terhadap orang lain.

5. Batu Bacan

Mitos batu Bacan
Batu bacan adalah salah satu batu alam yang begitu populer di masyarakat. Batu bacan terdapat dua jenis yaitu batu Bacan Doko dan batu Bacan Palamea. Batu yang digadang-gadang setara dengan batu Giok ini mempunya ciri khas berwarna hijau yang dipercaya dapat menyeimbangkan emosi, menangkan pikiran dan menetralisir unsure negari tubuh penggunanya.

Mitos akan khasiat batu Bacan yang dipercaya lainnya adalah membuat penggunanya tidak cepat lelah, membuat tubuh lebih energik, meningkatkan daya kerja jantung dan mata.

6. Batu Kalimaya

Mitos batu Kalimaya
Katanya bukan kolektor batu akik jika tidak mempunyai batu Kalimaya. Batu yang identik dengan corak warna-warni ini ternyata memiliki mitos akan khasiat tertentu jika dikenakan. Diantaranya adalah dapat meningkatkan kewibawaan diri, membawa keberuntungan dalam pekerjaan atau bisnis, sebagai penangkal dari orang yang mengerjai pemakainya, dan pemakainya akan selalu gembira.

Mitos lain yang dihubung-hubungkan dengan batu Kalimaya ialah jika wanita yang mengenakan batu ini, diyakini wanita tersebut akan menjadi wanita nak*l. Bahkan batu Kalimaya disebut-sebut sebagai perwujudan dari mata setan. Masyarakat China mengaggap batu ini akan berdampak buruk kepada rumah tangga pemakainya, sebab batu ini nantinya hanya akan membawa malapetaka.

Penutup

Apapun jenis batu yang kita ketahui jika digunakan hanya sebatas perhiasan dan property saja, maka ini adalah hal yang biasa dan wajar, namun akan berbeda ceritanya jika batu-batu alam tersebut dikait-kaitkan dengan sesautu yang mistis. Tentu hal ini telah menjadi sesuatu yang berlebihan dan mengada-ngada, bahkan dekat dengan kemusyrikan.

Mudah-mudahan kita tetap berpkiri jernih dan ilmiah dalam menginterpretasi sesuatu, dan semoga kita senantiasa selalu membimbing diri agar menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya, Amin. Diolah dari berbagai sumber.

Advertisement