3 Bisnis yang Patut Dijalankan Setelah Traffic Blog Tinggi

Sebagai seorang blogger, masalah pengunjung dan mendapatkan penghasilan dari blog adalah dua hal yang terus diupayakan setiap hari. Optimasi dan promosi dilakukan secara kontinuitas guna memperoleh timbal-balik antar keduanya.

Hal ini tidak hanya berlaku pada blog baru yang masih minim pengunjung dan masih memiliki ranking yang belum memuaskan di mesin pencari, namun ternyata persoalan optimasi SEO dan segala macam bentuk yang berhubungan dalam rangka mendongkak pengunjung dan popularitas blog juga dilakukan oleh blogger yang blognya sudah dikenal dan punya posisi bagus di serp.

Jangan lewatkan: Mengenal Optimasi Keyword di Halaman Postingan Website dan Blog

3 Bisnis yang Patut Dijalankan Setelah Traffic Blog Tinggi

Apapun bentuk dan cara penerapan optimasinya, peningkatan traffic blog adalah harga mati guna menambah nilai jual dari blog tersebut. Semakin banyak pengujung blog, maka semakin banyak pula pundi-pundi dollar yang akan dihasilkan dari blog. Namun demikian, bukan berarti orientasi mendirikan blog hanya melulu pada persoalan uang. Tentu kita akan mendapat ‘efek samping’ lainnya, diantaranya menambah jaringan, teman, pengetahuan, pengalaman dan lain sebagainya.

Lalu apa yang akan kita lakukan setelah harapan mendapatkan pengunjung banyak tercapai? Bahkan kian hari pengunjung makin bertambah? Disinilah saatnya kita mulai mengeksekusi blog yang sudah susah payah kita besarkan dengan segala perlakuan yang tidak sebentar, agar blog ini dapat mendatangkan penghasilan untuk kita.

Berikut ini 3 (tiga) bisnis atau cara yang patut dijalankan setelah pengunjung blog sudah mumpuni dan mempunya ranking yang bagus di serp.

3 Program Bisnis yang Dapat Dijalankan pada Blog Setelah Mendapat Banyak Kunjungan Setiap Harinya

1. Google Adsense

Tidak diragukan lagi menjalankan program Google Adsense pada blog yang bertrafik tinggi adalah hal yang sangat memungkinkan untuk mendapatkan penghasilan dari blog. Meskipun untuk mendapatkan akun Google Adsense tidak mudah, tetap saja layanan iklan PPC ini masih menjadi primadona pada kalangan blogger.

Baca juga: Safelink Converter: Cara Lain Meningkatkan Penghasilan Google AdSense

Sebetulnya untuk menjalankan program Adsense tidak harus blog mendapat trafik tinggi. Namun tentu saja penghasilan yang di dapat tidak seoptimal blog yang bertrafik tinggi.

2. Jasa Pasang Iklan Mandiri

Membuka jasa pasang iklan atau banner mandiri di blog adalah satu hal yang juga banyak dilakukan oleh blogger, terutama blogger Indonesia. Cara ini adalah semacam alternative dari Google Adsense.

Baca juga: Anonymous Ads Alternatif Google Adsense

Namun, terkadang cara eksekusinya salah alias tidak sesuai. Seseorang bersedia dan mempercayakan memasang banner iklannya di blog kita berdasarkan hubungan kausal yang telah kita lakukan pada blog tersebut. Tentu saja kepercayaan ini berdasar pada cara kita mengolah blog, kualitas konten yang diposting, dan tentu yang tidak mau ketinggalan adalah traffic blog yang dihasilkan setiap hari.

Jika kita mampu memperbaiki hal-hal demikian, maka pasti banyak brand atau produk yang akan mengantri untuk diiklankan di blog anda.

Meski demikian, tidak serta merta menerima semua penawaran iklan tersebut. Tetap memperhatikan isi konten iklan, manfaat dan resikonya untuk blog. Tidak semua iklan (mandiri) yang cocok dipasang pada blog tertentu. Teguhlah mempertahankan kualitas dari segala sisi dan hubungan antara sisi-sisi tersebut, baik kualitas konten,  dan bahkan kualitas iklan yang akan dipasang.

3. Membuka Jasa Review

Hal ketiga yang patut anda perhitungkan pada blog yang sudah bertraffic tinggi adalah membuka jasa review, baik review brand, produk digital, bisnis online, startup dan lain sebagainya.

Dalam hal ini anda akan diminta memposting tulisan yang berhubungan dengan produk atau bisnis tetentu di blog anda. Konten bisa ditulis oleh anda atau pihak yang ingin direview.

Tentu saja ada aturan sendiri jika suatu saat anda diminta menuliskan sebuah konten review, diantaranya, konten review harus sesuai dengan konten blog anda atau sekurang-kurangnya tidak melenceng terlalu jauh dengan ulasan blog. Mengapa demikian? Tentu saja untuk mempertahankan kualitas blog dimata pengunjung.

Dan alasan selanjutnya adalah, agar pengunjung tidak menyadari bahwa itu adalah postingan review, sehingga antara anda dan pihak yang direview saling menguntungkan. Bukankah ini tujuannya? Agar saling menguntungkan antara kedua belah pihak, kan?

Jika pihak yang direview ini merasa produknya laku keras karena telah anda review, maka tidak menutup kemungkinan dia akan merekomendasikan teman-teman dan jaringannya untuk direview pada blog anda.

Demikian ulasan tentang 3 bisnis yang patut dijalankan pada saat blog bertrafik tinggi. Semoga membantu dan salam sukses.

Advertisement