Cara Meningkatkan Pengunjung dari Mesin Pencari

Cara Meningkatkan Visitors dari Search Engine – Dari beberapa sumber tentu anda telah membaca bahwa kualitas sebuah blog dewasa ini ditentukan oleh berapa banyak yang mengunjungi/mendapati blog anda dari mesin pencari atau search engine. Kalau di zaman dahulu kala kita sering menyaksikan di blog-blog atau situs yang saling berinisiatif bertukal link dengan banner, namun untuk sekarang hal tersebut sudah tidak efektif lagi, bahkan menjadi sesuatu yang berbahaya jika dilakukan sebab blog akan dianggap spam.

Kita semua juga tentu telah membaca bahwa untuk meningkatkan traffic blog yaitu berkomentar kesana-kemari alias blogwalking, namun sekali lagi, hal inipun sudah tidak dihitung sebagai sesuatu yang dapat meningkatkan kualitas blog. Tetapi, bukan berarti saling berkomentar sudah tidak dibolehkan lagi, hal ini (bagi saya) tetap akan menjadi sesuatu yang berarti, jika dilakukan dengan rasa tanggung jawab terhadap konten komentar dan menghargai etika berkomentar.

Setiap kali mesin pencari (katakanlah Google) mengupdate algoritmanya, maka saat itu pula ada saja cara optimasi lama yang harus dihentikan dan terus dijalankan, namun ada juga optimasi yang harus dikembangkan dan diupayakan guna menanggapi tuntutan dari algoritma baru tersebut.

Namun, sekali lagi saya ingin tekankan bahwa yang perlu dilakukan untuk blog kesayangan, yaitu menjadikan blog terlihat menawan dan perkasa dimata mesin pencari, terutama mesin pencari google. Maksudnya, agar blog berada pada page pertama mesin pencari ketika seseorang menulis kata kunci yang cocok dengan konten blog kita. Nah, bagaimana mewujudkan semua itu? Apa saja optimasinya? Dan apa yang harus dilakukan secara kontinuitas? Nah, berikut ini akan dijelaskan secara umum yang harus dilakukan untuk mendapatkan dan meningkatkan pengunjung dari mesin pencari, terutama mesin pencari google.
Cara Meningkatkan Visitors dari Search Engine

Cara Meningkatkan Pemirsa Blog dari Search Engine/Mesin Pencari


1. Optimasi SEO on page dan lengkapi dengan optimasi SEO off page

Sedikit saya singgung tentang apa yang dimaksud dari kedua optimasi tersebut, seo on page ini berhubungan dengan timbal balik optimasi template dan postingan/artikel (yang terjadi dalam sebuah blog/website), seperti keywords, description, title tags, H1-H6 tags (jika memungkinkan silahkan gunakan semuanya, namun jika tidak, minimal menggunakan sampai tag H3 saja, yang mana H1 dan H2 adalah judul postingan), keyword density, keyword placement dan gambar pada artikel, sedangkan untuk optimasi seo off page berhubungan dengan memanfaatkan media bookmarking yang nanti menjadi eksternal link (bukan langsung dari blog/web yang bersangkutan) yang muncul di mesin pencari.

Meskipun seo itu adalah sesuatu yang sangat misterius, bukan berarti tak ada yang dikonfigurasi di dalamnya. Hal terpenting dalam menerapkan seo adalah pemahaman terlebih dahulu, setelah benar-benar paham barulah mengaplikasikan pemahaman tersebut dalam sebuah blog/website.

2. Buat Artikel berkualitas yang menggunakan title tags dan description yang padat isi

Jika mengolah sebuah blog, artikel berkualitas tidak hanya dinilai dari originalitas dari artikel tersebut, tetapi juga harus memperhatikan penerapan judul postingan yang kompetitif namun dikemas dengan cara yang unik dan meyakinkan. Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan ketika setiap membuat artikel baru adalah description yang proposional, bukan hanya pada paragraph pertama saja, namun mencakup seluruh isi konten, terutama menekankan pada kata atau kalimat yang dijadikan sebagai keyword di mesin pencari. Kebanyakan para blogger tidak berani berkompetisi pada niche yang sudah ramai dan dikuasai oleh situs besar di mesin pencari, namun jika anda benar-benar menerapkan secara serius poin-poin penting dari postingan ini dari atas sampai bawah, bukan tidak mungkin blog anda akan mampu meladeni website kompetitor-kompetitor tersebut. Selain itu, berikut ini beberapa hal penting yang diperhatikan sebelum dan sesudah membuat artikel.

Sering-seringlah membuat artikel setiap hari

Bagi blog baru, yang baru ingin mengepakkan sayapnya, yang juga harus dilakukan adalah memperpadat frekuensi dalam memposting artikel. Untuk blog lama juga hal ini tetap harus dilakukan guna mempertahankan pemirsa blog yang telah berhasil dihimpun. Minimal 2 artikel setiap hari bukan 10 artikel setiap 10 hari.

Tonjolkan poin-poin penting dalam sebuah artikel

Hal ini dapat dilakukan dengan mem-bold, memiringkan, menggaris bawahi dan memberikan tag H2 atau H3 pada kalimat-kalimat tertentu yang menjadi poin utama dalam sebuah artikel.

Hindari menggunakan eksternal link yang hidup jika itu blog/website orang lain

Saya rasa hal ini sudah jelas, dan anda juga pasti sudah tau akibatnya apa. Ya, membuat link ekternal hidup untuk blog lain hanya akan mengurangi seo dari artikel tersebut. Jika link tertentu merasa penting harus disertakan dalam artikel, alangkah baiknya link ke blog tertentu dibuat miring saja, atau dengan cara lain yang penting tidak dibuat hidup.

Ulas sesuatu yang baru

Mempublish sesuatu yang baru adalah tindakan yang sangat disukai google, namun jika belum dapat menemukan yang baru sementara dituntut untuk harus membuat artikel setiap hari, ulaslah info-info lama dan tulislah dengan lebih menarik.

Jangan terpaku pada satu kata jika kata tersebut bersinonim

Artinya, kita harus mengkolaborasi kata-kata yang mempunyai arti yang sama. Misalnya kata ‘artikel’, ‘postingan’ dan ‘konten’ atau dalam kata ‘pengunjung’, ‘visitor’ dan ‘pemirsa’, diusahakan kata-kata yang equal tersebut dimasukkan dalam artikel (sesuai bahasan artikel). Jika dalam penyusunan karya ilmiyah atau skripsi memang hal ini tidak diperbolehkan. Lain halnya dengan mengolah blog, perpaduan akan kata-kata seperti itu harus diperhatikan guna memperkaya keyword dan description dari sebuah postingan, tentu saja tetap memperhatikan kata yang popular digunakan di mesin pencari.

Selain poin-poin penting di atas, berikut ini hal-hal yang harus anda perhatikan secara kontinuitas atau berkelanjutan.
  • Membersihkan “Kesalahan Perayapan” pada Webmasters secara berkala; agar Webmaster tetap bersih dan tidak ada yang error, kita ketahui bahwa google tidak suka dengan link yang error.
  • Memperhatikan loading blog; agar tetap ringan di akses oleh siapa saja mulai dari yang menggunakan kuota internet rendah dan cepat, dengan cara meminimalisir penggunaan JavaScript, jQuery dan widget.
  • Menggunakan template mobile friendly; yaitu template yang tidak hanya responsive tetapi juga sangat ringan di akses oleh visitor yang menggunakan perangkat mobile.
  • Pintar-pintarlah menggunakan tag H1, H2 dan H3; yaitu pada postingan (bukan homepage) judul postingan adalah tag H1 dan H2, poin-poin penting adalah H2 dan H3. Jika memungkinkan, padukanlah tag H1-H6 pada template (bukan hanya pada postingan saja).

Demikian artikel tentang cara meningkatkan pengunjug dari mesin pencari google, mudah-mudahan uraian-uraian di atas walaupun hanya secara umum dapat bermanfaat untuk kelangsungan blog kesayangan kita bersama.

Advertisement