Bung Frangki Pernah Dimaki Hanya Garai-gara Ini? Alasan Ketiga Mencengangkan!

Postingan ini mungkin tidak layak untuk dibaca, sebab tidak ada yang begitu serius bermanfaat dari artikel ini. Saya hanya sekedar curhat-curhat saja, tentang sekelumit pengalaman pribadi selama ngeblog. Kalau anda ingin menerruskan membaca artikel ini silahkan, ingin berhenti sampai disini juga silahkan. Baiklah, karena anda tetap bersikukuh untuk tetap membaca artikel ini.

Ya benar...

Saya pernah dimaki oleh pengunjung yang kurang puas dengan artikel yang saya posting. Mengapa saya dimaki? ada banyak alasan yang mendasar mengapa saya dimaki jika dilihat dari struktur kalimat komentar makian tersebut. Berikut 3 asumsi dasar mengapa saya dimaki:

3 asumsi dasar mengapa saya dimaki!


1. Artikel tersebut saya kopas dari blog lain (udah gak tau pasti dari mana pangkal artikel yang saya kopas tersebut).

2. Artikel tersebut bersisi tentang tutorial salah satu game online yang sangat kren dan trend dimasa itu. Yang ironisnya saya belum pernah sekalipun bermain permainan tersebut (sampai dengan diterbitkannya artikel ini). Makanya dari sekian pertannyaan gamers tersebut tak satupun saya konfirmasi. Jadinya mereka marah dan berontak. Kalau boleh jadi blog saya ini adalah sebuah rumah dipinggiran jalan, maka rumah tersebut bukan hanya dilempari batu bahkan digusur hehehehe.

3. Katanya (si Gamers) setelah mengikuti tutorial artikel yang saya buat tersebut, malah rusak dan gak bisa jalan. Wah... Parah berarti, tutorial ini gagal alias error. Trus saya mau gimana? Apa saya harus jungkir balik salto maju mundur sambil bilang WOOOWWW Gitu...?? hehehe, orang saya buta banget sama permainannya.!?

Setelah mendapat makian dan segitu marahnya dari pengunjung/pembaca saya jadi ngeri kopas artikel. Bahkan mulai berhati-hati banget jika mau posting artikel baru.

Beberapa blog dan bahkan media sengaja melakukan kesahalan atau minimal dibuat kontroversial dalam artikelnya, sebagai strategi pemasaran untuk mendapat lebih banyak tanggapan dari pembaca. Tak perduli itu tanggapan positif atau negatif, yang penting viral aja dulu, urusan klarifikasi nanti belakangan.

Tapi, setelah dipikir-pikir, ternyata itu bukan gaya saya. Juga saya mulai berpikir kembali untuk kopas artikel orang, terdorong untuk tidak melakukan kopas artikel lagi.

Hal tersebut semakin dipermantap akan perasaan bahwa menulis sendiri artikel itu lebih nyaman aja, kayak ada manis-manisnya. Walau susunan ejaan dan kalimat masih jauh dari kata sempurna.

Sulit betul, memulai sesuatu untuk pertama kalinya. Atau melepas jerat untuk tidak lagi copy-paste artikel di blog orang lain, susahnya untuk konsistensi bertahan tidak melakukan hal itu lagi.

Tetapi itu bukanlah suatu hal yang mustahil. Saya sudah membuktikannya!

Akhirnya, saya ucapkan kasih kepada orang-orang yang sudah mencaci-maki saya waktu itu. Karena sebetulnya kalian telah menyelamatkan saya dari perbuatan hitam yang kebanyakan dilakukan blogger pemula. Maafkan saya!

Kepada blogger yang masih suka kopas, bagaimana kabarnya, sehat? Sudah makan?

Sekian dulu artikel yang sangat tidak bermanfaat ini, semoga tidak bermanfaat untuk anda hehehehe...
Advertisement